TIPS BISNIS GAHARU

Sekedar share buat anda yang tertarik dengan bisnis gaharu. Tulisan ini saya kutip dari tulisan saya sebelumnya di : http://www.nonakayuputih.wordpress.com. Yuk cek this out !

Gaharu dalam bahasa arab disebut sebagai Oud dan dalam pasar internasional, disebut sebagai agarwood. Barang ini merupakan gubal kayu dari pohon penghasil gaharu yang terinfeksi jamur fusarium, baik secara alami maupun melalui penyuntikan atau injeksi.

20150224_160249

Gaharu

Saat ini, tanaman penghasil gaharu telah masuk dalam kategori tanaman yang dilindungi. Hal ini dikarenakan maraknya perburuan gubal gaharu alami di alam. Akibat kelangkaannya ini, pada tahun 1995, PBB mencantumkan jenis pohon penghasil Gaharu ke dalam Regulasi CITES – Lampiran II, yaitu kumpulan regulasi untuk tanaman berpotensi terancam punah. Hal ini terutama untuk gaharu jenis Acquilaria malacensis. Kemudian pada tahun 2004, semua jenis  Aquilaria tercantum dalam CITES Lampiran II. Kabar terbaru yang kami dapatkan bahwa sebagian besar tanaman gaharu yang ada di Indonesia, sudah terdaftar sebagai tanaman yang harus dilindungi. Oleh karena itu, untuk memulai bisnis ini harus ada izin, baik izin produksi maupun izin penjualan. Hal tersebut berlaku sangat ketat.

Indonesia sendiri mempunyai 20 Jenis tanaman penghasil gaharu. Tanaman ini tersebar diseluruh Indonesia. Sebagai upaya pencegahan kepunahan, saat ini, sudah ada pembudidayaan oleh beberapa pebisnis dan pemerintah. Selain itu, hal ini juga didukung oleh kebijakan perlindungan tanaman gaharu yang ditetapkan oleh dinas Konservasi Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup.

Tanaman gaharu sangat bernilai ekonomi tinggi. Dalam pasar Internasional harga gubal gaharu bisa mencapai Rp.50.000.000 per kg atau lebih. Sementara, harga minyak gaharu bisa mencapai Rp 150 juta hingga 200 juta per kg. Bahkan ada yang mampu menjual minyak ini dengan harga RP. 500.000.000 atau Setengah M loh.. WOW. Sementara harga kayunya juga sangat mahal namun tergantung pembelinya.

Saat ini, pasar gaharu masih didominasi oleh dua bangsa yaitu Bangsa Arab (Timur Tengah) dan Bangsa Tionghoa (China, Hongkong, dll). Bagi masyarakat timur tengah, gaharu digunakan sebagai pengharum tubuh secara langsung, pengharum ruangan, dan sebagai hal yang prestisius bagi mereka. Tahukan anda bahwa gaharu di timur tengah ternyata juga digunakan untuk “mandi”? ya.. mandi parfum mahal? Kebiasaan masyarkat timur tengah terhadap oud ini, seperti cucur dalam adat jawa saat pernikahan di Indonesia atau wajibnya ketupat dihari lebaran. Selain itu, gaharu merupakan warisan turun-temurun dari zaman nabi dan juga sebagai obat tradisional untuk mengatasi penyakit lemah jantung. Berbeda dengan masyarakat timur tengah, masyarakat tionghoa atau china dan umat budha, percaya bahwa pohon gaharu atau gaharu sendiri adalah sesuatu yang sangat sakral dalam kepercayaan mereka. Mereka menyebutnya sebagai “POHON TUHAN”. Berdasarkan kepercayaan mereka, gaharu dapat mengusir kekuatan jahat dan dapat mendatangkan keberuntungan. Dalam peribadatan Umat Budha, gaharu selain digunakan sebagai bahan bakar dupa, juga sebagai gelang atau tasbih.

Selain dua bangsa diatas, pembeli gaharu juga berasal dari kawasan Asia lainnya seperti Singapura, Jepang, Thailand, Vietnam, Srilangka, India dan Banglades. Sementara untuk pasar Eropa, biasanya lebi menyukai minyak gaharu, yang difungsikan untuk bahan parfum.

Terdapat beberapa perbedaan gaharu yang dijual kepada pembeli Arab dan China, yaitu :

  1. CHIPS GAHARU 

Gaharu berbentuk chips merupakan barang yang sangat diminati oleh pasar timur tengah (arab, dubai, kuwait, yaman, dll). Gaharu yang disukai dari Indonesia oleh pedagang Arab Saudi khususnya Jeddah dan sekitarnya termasuk Dubai, adalah gaharu merauke. Namun gaharu merauke ini mempunyai karakter tertentu. Terdapat beberapa grade atau kualitas gaharu merauke yang diminta,  yaitu :  kelas king (sudah langka), triple super (sudah jarang didapat), Double super, super, teri, dan kacangan. Ini sih istilah-istilah dalam penjualan gaharu yang berdasarkan pengalaman saya pribadi ketika berjumpa langsung dengan pembeli dan penjual hehe…

20150307_141527

Chips Gaharu Merauke

Ada beberapa ciri umum kualitas barang yang diminta oleh pembeli arab (khusus Jeddah ya), yaitu :

  1. Double Super

Kualitas gaharu doble super mempunyai sedikit ciri yaitu : kayu mati, banyak resin, berat dan berminyak. Harga gaharu ini bisa berkisar antara Rp.25.000.000/kg hingga Rp.35.000.000/kg. Ini pun tergantung pembelinya. Sekali lagi, ini tergantung pembeli ya. Kadang, pembeli lebih jago menganai gaharu ini dibanding penjual, sehingga jika anda mempunyai barang yang bagus dan Anda belum beruntung, harga yang Anda dapatkan ya diangka Rp.20.000.000/kg.

  1. Super

Gaharu ini dapat dikatakan sebagai gaharu grade II, dengan ciri-ciri yaitu : resin lebih sedikit dari double super, ketika dibakar asapnya lumayan banyak dan baunya agak berat. Harga jualnya berkisar Rp.15.000.000/kg hingga Rp 20.000.000/kg. Ini pun tergantung pembelinya 😀

  1. Kelas Teri

Kelas teri juga diminati, karena masih mempunyai wangi yang khas. Harganya berkisar Rp. 3.000.000/kg hinga Rp.4.000.000/kg.

* Keterangan, harga diatas merupakan harga yang sudah dikonversi dalam rupiah. Rata-rata pembeli akan membeli gaharu dengan mata uang dolar atau menggunakan mata uang arab.

Selain gaharu merauke, banyak pembeli tertarik juga terhadap gaharu dari Kalimantan terutama dari Malino, dan dari Sumatera. Untuk gaharu Kalimantan, harganya sedikit berbeda dengan harga gaharu Papua. Ini pun tergantung pembeli.

Perbedaan gaharu yang berasal Kalimantan dan Papua, khususnya dari Merauke yaitu pada wanginya. Kebanyakan pembeli dari Arab Saudi khususnya Jeddah, lebih menyukai gaharu merauke. Karena menurut mereka gaharu Merauke mempunyai aroma yang lebih sweet dibanding gaharu Kalimantan. Ini khusus untuk kebutuhan Wanita Arab. Sementara, untuk kebutuhan pria Arab, biasanya yang diminati adalah gaharu kalimantan. Adapun, Khusus untuk Yaman dan Bahrain, dan sebagian warga Qatar, Gaharu yang lebih disukai adalah gaharu yang berasal dari Sumatera. Karena kata mereka Gaharu sumatera lebih agak “pedas” dan berat. 

Berbeda dengan pembeli Gaharu dari Arab, pembeli gaharu dari Negeri Tirai Bambu (China), lebih menyukai gaharu dalam bentuk log  atau gaharu dapat dibuat menjadi gelang dan kerajinan. Gaharu ini sangat mahal harganya, namun sekali lagi, tergantung pada gradenya. Grade King mempunyai harga yang super mahal. Jika Anda beruntung, harganya dapat mencapai setengah MILIAR :D. Terdapat beberapa grade gaharu yang dicari oleh pembeli dari China, yaitu :

  1. Grade Super King.

Grade ini agak langka dan saat ini sudah tidak ditemukan. Karakteristik gaharu ini yaitu berat, hitam, berminyak dan tenggelam jika dicelup kedalam air. Wanginya tidak bisa didiskripsikan. Gaharu ini disebut sebagai Black Diamond dari RIMBA.  Karena langka dan mahal, sampai Ada yang mengatakan bahwa jika anda mempunyai kayu gaharu ini maka diam saja, jadikan sebagai brangkas. Karena harga bisa mencapai setengah miliar 😀

  1. Kelas KING :

Grade ini dibawah super king. Karakteristiknya berat, tenggelam, coklat kehitaman dan banyak resin serta diamternya lognya besar. harganya bisa diatas Rp.100.000 jika beruntung.

  1. Kelas A, AB, AB SUPER

Sebenarnya saya agak bingung dengan gaharu kelas China ini. Yang jelas untuk kelas China harganya cukup bagus dan fantastis.

20150208_162451

Pembeli Gaharu dari Jeddah

20150208_170713

Saat antar pembeli digudang Gaharu

Advertisements

2 thoughts on “TIPS BISNIS GAHARU

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s